you're reading...
Nasional, News, Tokoh

Kekalahan Pertama, Chris John Pensiun

Chris JohnSetelah 10 tahun lamanya memegang predikat juara tinju kelas bulu WBA, Chris John mengumumkan pensiun pada hari Kamis (19/12/2013). Keputusannya menggantung sarung tinju telah ia isyaratkan sejak kekalahannya dari petinju Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka A.K.A “V12”, bertempat di Perth, Australia. Kekalahan itu menjadi yang pertama dan terakhir bagi “The Dragon” menjelang tutup karirnya sebagai petinju profesional.

Kondisi fisik yang dirasa sudah tidak muda lagi menjadi alasan bagi petinju kelahiran Banjarnegara pada 14 September 1979 ini untuk mundur dari ring. “”Dari pertandingan terakhir kemarin, saya introspeksi diri. Saya menyadari, secara fisik sudah tidak sefit dulu. Mungkin ini memang sudah waktunya untuk pensiun,” kata Chris John dilansir dari Kompas(dot)com.

Keputusannya untuk pensiun Chris John sebenarnya sungguh disayangkan oleh pelatihnya, Craig Christian “Disayangkan Chris John pensiun tetapi keputusan itu adalah sesuatu yang bagus untuknya. Ia sudah punya keluarga dan sudah berusia 34 tahun. Pengorbanan sudah banyak dilakukannya untuk tinju, pengorbanan untuk menjadi seorang juara.”. “Chris John akan selalu menjadi bintang dan ia adalah legenda,” tutup pelatih berusia 49 tahun tersebut.

Chris John mengawali karir tinjunya dengan beberapa kali bertanding kejuaran tinju amatir di Banjarnegara. Setelah direkrut oleh Sutan Rambing (pelatih tinju kenamaan Indonesia), Chris John terjun ke dunia tinju profesional pada tahun 1998 dengan debut pertamanya melawan Firman Kanda. Salah satu pertandingan yang membuat namanya melambung dan mulai diperhitungkan di tinju profesional adalah ketika ia melawan petinju idola saat itu, Muhammad Alfaridzi pada tanggal 13 Juli 1999.

Akhirnya mimpi yang ia inginkan seak kecil menjadi juara dunia tinju teraih juga kala melawan petinju asal Meksiko Oscar Leon dalam full 12 ronde dengan kemenangan split decision pada 26 September 2003, dan setahun berselang, ia berhasil membuat namanya diakui dunia saat ia menang mutlak dari petinju asal Jepang, Osamu Sato. Chris John yang sejak kecil sudah digembleng oleh ayahnya mengajarkan kita bagaimana sulitnya berjuang jika ingin mencapai sesuatu. Terima kasih pengabdianmu pada negeri ini, Chris John!

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: